English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean

Showing posts with label Atletik. Show all posts
Showing posts with label Atletik. Show all posts

Sunday, November 16, 2014

Hal-hal Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Tolak Peluru

Hal-hal Yang Perlu Di Peratikan Dalam Tolak Peluru ~ Setelah membahasa berbagai uraian dari tolak peluru yaitu mengenai teknik dasar tolak peluru. dan juga mengenai lapangan tolak peluru, pada kesempatan kali ini volimaniak kan berbagi kepada anda semuanya mengenai hal-hal yang perlu anda perhatikan dalam melakukan tolak peluru.

Tolak peluru tergolong olahraga yang mudah dilakukan, namun begitu dalam melakukan tolak peluru ada peraturan yang harus anda ketahui dan memiliki cara yang berbeda dari olahraga lain. tolak peluru sendiri sering diperlombakan dalam even kejuaran atletik. untuk lebih menambah pengetahuan kita dalam tolak peluru pada postingan kali ini volimaniak akan membahas mengenai hal yang perlu di perhatikan ketika melakukan tolak peluru, langsung saja berikut rinciannya ;

Hal-hal Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Tolak Peluru adalah sebagai berikut :

Ketentuan diskualifikasi
    http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Menyentuh balok batas sebelah atas
  2. Menyentuh tanah di luar lingkaran
  3. Keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
  4. Dipangil selama 3 menit belum menolak
  5. Peluru di taruh di belakang kepala
  6. Peluru jatuh di luar sektor lingkaran
  7. Menginjak garis lingkar lapangan
  8. Keluar lewat depan garis lingkar
  9. Keluar lingkaran tidak dengan berjalan tenang
  10. Peserta gagal melempar sudah 3 kali lemparan
Hal yang disarankan
  1. Bawalah tungkai kiri merendah
  2. Dapatkan keseimbangan gerak dari kedua tungkai, dengan tungkai kiri memimpin di belakang
  3. Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah bergerak
  4. Hasilkan rangkaian pada tungkai KIRI
  5. Putar kaki kanan ke arah dalam sewaktu melakukan luncuran
  6. Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap ke belakang selama mungkin
  7. Bawalah tangan kiri dalam sebuah posisi mendekati badan
  8. Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri
Hal yang harus dihindari
  1. Tidak memiliki keseimbangan dalam sikap permainan
  2. Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan
  3. Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran
  4. Tidak cukup jauh menarik kaki kanan di bawah badan
  5. Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang
  6. Menggerakkan tungkai kiri terlalu banyak ke samping
  7. Terlalu awal membuka badan
  8. Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau ke depan
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan untuk lebih lanjutnya kita bahas  dalam postingan berikutnya, semoga bisa menambah pengetahuan anda dalam melakukan tolak peluru dan semoga bisa menjadi atlet yang terbaik. terimakasih
Sumber : wikiedia

Saturday, November 15, 2014

Teknik Dasar Dalam Tolak Peluru

Teknik Dasar Dalam Tolak Peluru ~ Tolak peluru merupakan olahraga yang tergolong dalam bagian atletik, tolak peluru seakan sudah jadi mata pelajaran wajib di sekolah, hampir semua sekolah menyediakan peralatan fasilitas ini, walaupun tidak menggunakan peluru yang sebenarnya setidaknya anda bisa memodifikasinya dengan menggunakan fasilitas yang bisa di jadikan sebagai sarana pembelajaran. tidak selamanya pembelajaran dilakukan dengan alat yang sebenarnya, jika anda ingin semua materi bisa tersampaikan anda sebagai guru harus pintar-pintar dalam memodifikasi pembelajaran.

Setelah membahas mengenai ukuran lapangan tolak peluru, kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai teknik dasar yang perlu anda pelajari agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar. adapun pembagian teknik dasar tolak peluru bisa di kategorikan dalam beberapa bagian dan akan saya bahas pada postingan volimaniak kali ini, langsung saja inilah teknik dasar tolak peluru yang wajib anda ketahui.

Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, di antaranya adalah :

A. Teknik memegang peluru

Ada 3 teknik memegang peluru:
  1. Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya.
  2. Untuk orang yang berjari kuat dan panjang.
  3. Jari-jari agak rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
  4. Biasa dipakai oleh para juara. Seperti cara di atas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru.
  5. Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil. tidak cocok untuk anak anak dibawah 9thn.

B. Teknik meletakkan peluru pada bahu

Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.
http://volimaniak.blogspot.com/

C. Teknik menolak peluru

Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain. Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar. Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri agak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan.

Sikap awal akan menolak peluru

Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri. Lengan kiri masih pada sikap semula.

D. Cara menolakkan peluru

Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan peda peluru harus lurus satu garis. Sudut lemparan kurang dari 40 derajat

E. Sikap akhir setelah menolak peluru

Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri di tarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.

Demikian yang bisa volimaniak sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan membantu bagi anda yang sedang mempelajari teknik dari cabang atletik yaitu tolak peluru, terimakasih

Friday, November 14, 2014

Ukuran Lapangan Tolak Peluru

Ukuran Lapangan Tolak Peluru ~ Tolak peluru merupakan salah satu olahraga yang tergolong dalam kategori olahraga atletik yaitu dalam kategori nomor tolak atau lempar. dalam perkembangannya tolak peluru memiliki pengertian suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar(peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh jauhnya.

Untuk bisa melakukan tolakan dengan benar dan bisa menolak sejauh mungkin diperlukan penguasaan teknik yang baik dan juga tahu betul seluk beluk mengenai tolak peluru, untuk lebih menambah pengetahuan anda kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai ukuran lapangan tolak peluru, langsung saja yuk kita simak bersama-sama.

  1. Lingkaran tolak peluru harus dibuat dari besi, baja atau bahan lain yang cocok yang dilengkungkan, bagian atasnya harus rata dengan permukaan tanah luarnya. Bagian dalam lingkaran tolak dibuat dari semen, aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin. Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar antara 20 mm sampai 6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi.
  2. Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran besi menjulur sepanjang 0.75 m pada kanan kiri lingkaran garis ini dibuat dari cat atau kayu.
  3. Diameter bagian dalam lingkaran tolak adalah 2,135 m. Tebal besi lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus di cat putih.
  4. Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dalam sebuah busur/lengkungan sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak, sehingga lebih kokoh.
  5. Lebar balok 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tebal 9,8-10,2 cm.
  6. Ukuran lapangan tolak peluru dan gambar :
http://volimaniak.blogspot.com/

keterangan :
  1. Diameter Lingkaran : 2,135 meter
  2. Perpanjangan Garis Tengah : 0,5 meter (50 Centimeter)
  3. Sudut pada Titik Tengah arah tolakan : 450 (derajat)
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan pada kesempatan kali ini semoga bisa membantu bagi anda yang membutuhkannya serta menambah pengetahuan kita dalam pembelajaran atletik khususnya dalam cabang tolak peluru, cukup sekian dulu,terimakasih

Monday, October 6, 2014

Ukuran Lapangan Lempar Lembing

Ukuran Lapangan Lempar Lembing ~ Mengenal lebih jauh mengenai olahraga cabang atletik yang satu ini yaitu lempar lembing, dalam mengenal olahraga kategori lempar ini, kita harus mengetahui seluk beluk di dalamnya agar penguasaan teknik dasar maupun tingkat lanjut bisa tercapai dengan baik.

Untuk itu sebagai bahan pelengkap postingan saya yang lalu mengenai teknik dasar lempar lembing, pada kesmepatan kalii ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai ukuran lapangan lempar lembing. berikut ukuran detailnya;

  1. Lintasan awal dibatasi oleh garis 5 cm dan terpisah 4 meter. Panjang lintasan minimal 30 m dan maksimal 36,5m.
  2. Lengkung lemparan dibuat dari kayu atau logam dan dicat putih selebar 7 cm. Lengkungan ini datar dengan tanah dan merupakan busur dari lingkaran yang berjari-jari 8 meter. Garis 1,5 meter terletak melilit titik pusat gravitasi lembing.
  3. Sudut lemparan dibentuk dari dua garis yang dibuat dari titik pusat lengkung-lemparan dengan sudut 29-30 derajat memotong kedua ujung lengkung lemparan, dengan tebal garis sektor 5 cm.
Untuk lebih detail berikut keterangannya :
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Lebar Awalan : 4 Meter
  2. Panjang awalan : 40 meter
  3. BC merupakan busur, Jari-jari AB=AC : 8 m
  4. Lebar garis lurus sisi kanan dan kiri adalah : 1,5 m
  5. Lebar Garis Lempar adalah : 7 m
  6. Sudut lemparan : 30 Derajat
Demikianlah yang bisa volimaniak sampaikan mengenai ukuran lapangan lempar lembing. semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi anda yang membutuhkannya. terimakasih.

Thursday, October 2, 2014

Teknik Dasar Lempar Lembing

Teknik Dasar Lempar Lembing ~ Setelah volimaniak membahas beberapa kategori cabang olahraga atletik yang meliputi beberapa bagian diantaranya, lompt jauh, lompat tinggi, jalan cepat dan masih banyak yang lainnya, Pada kesempatan kali ini volimaniak ingin berbagi pengetahuan anda dalam olahraga atletik yang khususnya cabang lempar yaitu teknik dasar lempar lembing. 

Sebelum anda mengetahui lebih lanjut mengenai teknik dasar pada atletik cabang lempar lembing anda harus tahu apa itu lempar lembing?, Berikut mengenai pengertian lempar lembing; 

http://volimaniak.blogspot.com/

1. Pengertian lempar lembing :

Lempar lembing terdiri dari dua kata yaitu lempar dan lembing. Lempar yang berarti usaha untuk membuang jauh-jauh, dan lembing adalah tongkat yang berujung runcing yang dibuang jauh-jauh (Munasifah, 2008:4). Lempar lembing adalah salah satu nomor yang terdapat dalam cabang olahraga atletik yang menggunakan alat bulat panjang yang berbentuk tombak dengan cara melempar sejauh-jauhnya (PASI, 1988:43).

Selanjutnya Jerver (1996:142) Menjelaskan bahwa “Lempar lembing adalah suatu gerakan antara sentuhan tangan dengan menggunakan benda yang berbentuk panjang berusaha untuk melempar sejauh mungkin”. Untuk memperoleh jauhnya lemparan diperlukan kekuatan dan kecepatan gerak serta sudut pada saat lembing meninggalkan tangan.

2. Teknik Dasar Lempar Lembing

Untuk bisa melakukan lemparan yang benar serta jauh perlu anda ketahui dan penguasaan teknik dasar dari lempar lembing dengan baik. adapun pembagian teknik dasar lempar lembing adalah sebagai berikut ;

a. Memegang Lembing

Dalam memulai lemparan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah dengan memegang lembing dengan benar, adapun cara memegang lembingada tiga  yaitu cara Amerika dan cara Finlandia.Lihat gambar berikut untuk lebih jelas, dan rincian penjelasan dari teknik memegang lempar lembing bisa anda lihat juga dibawah ini ;
http://volimaniak.blogspot.com/
A. Cara Amerika

Cara melakukannya :
Pegang lembing di bagian belakang lilitan lembing dengan jari telunjuk melingkar di belakang lilitan dan ibu jari menekannya di bagian permukaan yang lain. Sementara itu, jari-jari lain turut melingkar di badan lembing dengan longgar.

B. Cara Finlandia 

Cara melakukannya :
Pegang lembing pada bagian belakang lilitan dengan jari tengah dan ibu jari, sementara telunjuk berada sepanjang batang lembing dan agak serong ke arah yang wajar. Jari-jari lainnya turut melingkar di badan lembing dengan longgar. 

C. Cara Menjepit 

Cara melakukannya :
caranya hanya menjepitkan lembing diantara dua jari tengah dan jari telunjuk, sedangkan jari jari lainnya memmegang biasa.

b. Membawa Lembing

Ada tiga cara membawa lembing yang biasa digunakan pelempar saat melakukan awalan, untuk lebih jelasnya serta gambar cara membawa lembing yang benar bisa anda lihat dalam gambar berikut, serta penjelasannya :
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke atas.
  2. Lembing dibawa di belakang badan sepanjang alur lengan dengan mata lembing menghadap ke arah depan serong ke atas.
  3. Lembing dibawa di atas bahu dengan mata lembing menghadap serong ke arah bawah.
c. Melempar Lembing

Untuk bisa melempar lembing dengan benar ada beberapa langkah teknik dasar yang perlu anda kuasai, adapaun cara melakukan lemparan lembing dibagi  beberapa tahap yaitu awalan, lemparan, dan akhiran.

1) Awalan

Awalan berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan dan telapak tangan menghadap atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Bagian terakhir awalan terdiri atas langkah silang (cross step). Pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara berikut.
  1. Dengan jingkat (hop step)
  2. Dengan langkah silang di depan (cross step)
  3. Dengan langkah silang di belakang (rear cross step)
  4. Proses peralihan (cross step) dilakukan saat kaki diturunkan. Kedua bahu diputar perlahan ke arah kanan (bukan kidal), lengan kanan mulai bergerak dan diluruskan ke arah belakang dengan tubuh bagian atas condong ke belakang. Pandangan selalu melihat lurus ke depan
2) Lemparan

Pada gerak melemparkan lembing, tarik bahu kanan dan lengan melakukan gerakan melempar melalui poros bahu dengan kuat ke depan-atas. Badan bergerak melewati kaki depan, lalu melepaskan lembing.

3) Akhiran 

Gerak akhir lemparan dilakukan dengan melangkahkan kaki ke depan untuk menyeimbangkan gerak agar tidak terjatuh dan tidak melebihi garis batas lemparan.

Itulah sedikit pengetahuan mengenai cabang olahraga atletik yaitu pada cabang lempar lembing, semoga dengan materi yang saya jelaskan diatas dapat menjadi inspirasi serta menambah pengetahuan anda dalam bidang olahraga atletik khususnya cabang lempar lembing, Untuk mengetahui ukuran lapangan lempar lembing disini. semoga bermanfaat. terimakasih

Wednesday, October 1, 2014

Pembelajaran Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Stradlle ( Guling Perut )

Pembelajaran Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Stradlle ( Guling Perut ) ~ Lompat tinggi merupakan bagian dari olahrag atletik, saya rasa anda sudah pernah melakukan lompat tinggi gaya straddle atau guling perut ini, materi ini biasanya di sampaikan atau dijarkan pada tingkat SMP maupun SMA bahkan SD pun sudah pernah diajarkan walau hanya sebatas konsep gerak dasarnya.

Pada Kesempatan kali ini Volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai bagaimana cara melakukan proses pembelajaran teknik dasar lompat tinggi gaya guling perut ini, adapun untuk lebih jelasanya dalam tahap pembelajaran anda bisa menerapkan beberapa metode atau latihan yang akan volimaniak bahas, tetapi tidak menutup kemungkinan anda juga bisa memodifikasinya sesuai dengan kondisi sekolahan yang ada. ok tidak usah lama-lama. berikut beberapa tahap Pembelajaran gerak dasar gerak melangkah, menolak dan mendarat (awalan, menolak dan mendarat serta sikap badan di udara), sebagai berikut:

1. Pembelajaran gerak dasar gerak melangkah, menolak dan mendarat (awalan, menolak dan mendarat serta sikap badan di udara), sebagai berikut:


http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Peserta didik membentuk barisan berbanjar.
  2. Berdiri tegak menghadap bangku senam.
  3. Melompati bangku senam menggunakan tumpuan tangan, lalu mendarat.
  4. Lakukan secara bergantian. e. Lakukan berulang-ulang.
  5. Lakukan keterampilan gerak untuk menemukan jawaban pertanyaan.
  6. Selama melakukan latihan kembangkan nilai-nilai kerjasama dan disiplin.
  7. Setelah peserta didik merasakan kemajuan keterampilan, minta mereka untuk menerapkan keterampilan tesebut dalam bentuk latihan secara beregu.
2. Pembelajaran gerak awalan, tolakan melalui atas boks/tali yang dipasang melintang, lalu mendarat
  1. Peserta didik membentuk barisan berbanjar. 
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Berdiri tegak menghadap bangku senam.
  3. Dengan tumpuan satu atau dua kaki melompati boks/tali dan mendarat dengan dua kaki.
  4. Lakukan secara bergantian.
  5. Lakukan berulang-ulang.
3. Pembelajaran gerak awalan, tolakan dan ayunan kaki belakang ke arah sasaran benda yang tergantung di atas, lalu mendarat 


http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Peserta didik membentuk barisan berbanjar. 
  2. Berdiri tegak menghadap benda yang di gantung. 
  3. Tolakan dan ayunkan kaki ke arah sasaran benda yang bergantung, lalu mendarat 
  4. Lakukan secara bergantian. 
  5. Lakukan berulang-ulang 
4. Pembelajaran gerak awalan, posisi badan di udara dan mendarat, yang diawali dengan tangan bertumpu pada boks senam
  1. Peserta didik membentuk barisan berbanjar. 
  2. Berdiri tegak menghadap bangku senam.
  3. Posisi badan menghadap arah tolakan.
  4. Tolakan kaki dan kedua tangan bertumpu diatas boks, lalu mendarat dengan menggunakan sisi badan.
  5. Lakukan secara bergantian. 
  6. Lakukan berulang-ulang.
    http://volimaniak.blogspot.com/
5. Pembelajaran gerak awalan, menolak, posisi badan di atas mistar dan mendarat
Cara melakukan:
http://volimaniak.blogspot.com/

  1. Menggunakan mistar yang dipasang rendah.
  2. Mistar yang digunakan dipasang miring.
  3. Menggunakan mistar yang dipasang rendah kemudian ketinggian mistar dinaikkan sedikit demi sedikit.

6. Pembelajaran rangkaian gerak awalan, menolak, posisi badan diatas mistar dan mendarat
  1. Beberapa tujuan dari kegiatan ini, di antaranya:
  2. Untuk menerapkan teknik-gerak dasar yang telah dipelajari.
  3. Agar peserta didik dapat mengukur kemampuannya, baik secara teknik tingginya hasil lompatan.
  4. Untuk menumbuhkan kerja sama yang baik di antara peserta didik.
7. Model lomba lompat tinggi gaya straddle jumlah regu 4-6 orang, dengan ketentuan sebagai berikut
http://volimaniak.blogspot.com/

  1. Peserta didik membentuk barisan berbanjar
  2. Berdiri tegak menghadap sirkuit pembelajaran
  3. Lakukan mengelilingi lapangan dengan gerakan melompat pada setiap rintangan
  4. Peserta harus mampu melompati 4 mistar lompat yang dipasang rendah, sedang, tinggi, paling tinggi.
  5. Penentuan kemenangan.
  • Bila peserta dapat melakukan lompatan mistar I, skor 1 (satu), mistar II, skor 2 (dua), mistar III, skor 3 (tiga), dan mistar IV, skor 4 (empat).
  • Kemenangan regu ditentukan dengan jumlah skor yang diperoleh setiap anggota regu
  • Lakukan dengan tetap mentaati aturan main yang telah ditetapkan
sementara cukup sekian dulu ya, untuk postingan volimaniak pada kesempatan kali ini tentang bagaimana melatih atau menerapkan variasi pembelajaran dalam upaya penguasaan teknik dasar lompat jauh gaya stradlle ini dengan benar. semoga bermanfaat.terimakasih 

Sunday, September 7, 2014

Teknik Lari Gawang

Teknik Lari Gawang ~ Atletik memiliki beberapa nomor diantaranya adalah nomor lari, sedangkan pada nomor lari sendiri bisa dibagi menjadi beberapa bagian. salah satunya adalah lari gawang. lari gawang merupakan lari halang rintangan. lari gawang ini tergolong dalam kategori lari cepat. 

Lari gawang sendiri bisa diartikan  lari cepat menempuh suatu jarak tertentu dengan melompati gawang–gawang yang tingginya diatur dalam peraturan perlombaan. Gerakan lari gawang, baik itu lari gawang 110 m, 200 m, 400 m untuk pria atau 100 m untuk wanita, sedapat mungkin harus dilakukan seperti pada gerakan lari cepat.
http://volimaniak.blogspot.com/

Pada kesempatan kali ini volimaniak ingin berbagi kepada anda semua mengenai beberapa teknik dasar pada lari gawang yang harus anda ketahui untuk bisa melakukan lari gawang ini dengan baik.

Teknik Lari Gawang Adalah Sebagai Berikut :

Latihan Teknik Dasar Lari Gawang.

a. Dari start ke gawang pertama
Start pertama yang digunakan pada lari gawang adalah start jongkok. Pada waktu akan melewati gawang, hal-hal yang harus diperhatikan adalah :
  1. Pada waktu bertolak, pinggang harus diangkat tinggi dan cukup jauh dari gawang yang akan dilewatinya. Gumanya untuk memperoleh jalan yang rendah.
  2. Lutut kaki yang berada di depan diangkat tinggi, hingga membentuk sudut kurang lebih 99-95 derajat, sedangkan lutut kaki belakang lurus (kaki tolak) dengan rumit diangkat tinggi.
b. Sikap Badan Di atas Gawang.
  1. Lintasan gerak tubuh pada waktu berada di atas gawang harus diusahakan serendah mungkin, dengan badan agak dicondongkan ke depan dan lutut agak dibengkokkan. 
  2. Kaki yang digunakan untuk menolak ditarik ke depan dengan jalan memutar ke samping. Keadaan kaki ini harus tetap diangkat tinggi, dengan tujuan untuk memberi kebebasan menjangkau ke depan membuat langkah yang panjang. 
  3. Setelah kaki depan melewati gawang, segera turunkan ke tanah dalam keadaan lurus. 
  4. Lengan harus membantu keseimbangan di atas gawang, sehingga dapat membantu kembali ke posisi gerak dorong ke depan. 
  5. Pada saat berada di atas gawang, badan dicondongkan ke depan untuk menjaga gerakan mendorong ke depan.
c. Sikap Badan dan Gerakan Kaki Pada Waktu Mendarat.
  1. Pada saat mendarat, kaki dalam keadaan lurus. 
  2. Kaki belakang dengan keadaan lurus ditekuk, tetap terangkat tinggi supaya dapat bergerak bebas menjangkau ke depan dalam usaha membuat langkah yang panjang. 
  3. Badan dicondongkan ke depan untuk membantu membawa berat badan.
d. Langkah Diantara Gawang.
  1. Membuat langkah mulai dari start ke gawang pertama 
  2. Setelah kaki depan mendarat di tanah mencapai irama tiga langkah di antara gawang. 
e. Dari Gawang Terakhir Sampai Melewati Garis Finish.
  1. Badan dorong ke depan. 
  2. Kaki belakang dilangkahkan ke depan secepatnya. 
  3. Lari secepat-cepatnya sampai melewati garis finish dengan membungkukkan dada ke depan.
Demikian yang bisa volimaniak share mengenai teknik lari gawang. semoga bisa bermanfaat dan membantu untuk anda bagi pelajar maupun guru yang membutuhkan referensi ini. cukup sekian .terimakasih

Friday, September 5, 2014

Fase / Tahapan Dalam Jalan Cepat

Fase / Tahapan Dalam Jalan Cepat ~ Jalan cepat adalah gerak maju langkah kaki yang dilakukan sedemikian rupa sehingga kontak dengan tanah tetap terpelihara dan tidak terputus. Selama saat setiap langkah, kaki yang bergerak maju pejalan kaki harus berhubungan/menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Kaki penyangga harus diluruskan (tidak bengkok di lutut) untuk sekurang-kurangnya sesaat dalam posisi tegak/vertikal.

Salah satu olaharaga yang tergolong dalam atletik adalah jalan cepat ini. dalam setiap pembelajaran olahraga apapun pasti memerlukan beberapa tahapan serta ada teknik dasar yang harus dikuasai terlebih dahulu untuk bisa bermain olahraga tersebut dengan baik. dalam kesempatan kali ini volimaniak ingin berbagi kepada andas semua mengenai beberapa fase atau tahapan yang harus anda ketahui serta anda kuasai agar bisa melakukan jalan cepat dengan baik dan tentunya bisa menghasilkan kualitas dan prestasi yang lebih baik juga. yuk langsung saja kita lihat uraiannya :


a. Fase Tumpuan Dua Kaki
Fase gerakan tumpuan dua kaki ini terjadi sangat singkat. Pada saat kedua kaki menyentuh tanah, pada saat itu pula berakhir dorongan yang diikuti oleh gerakan tarikan. Tarikan ini lebih lama dan menyebabkan gerakan berlawanan antara bahu dan pinggul. 
http://volimaniak.blogspot.com/

b. Fase Tarikan
Fase gerakan tarikan dimulai setelah gerakan terdahulu selesai. Gerakan ini dilakukan oleh kaki depan akibat kerja tumit dan koordinasi seluruh bagian badan. Gerakan ini selesai apabila badan berada di atas kaki penopang.
http://volimaniak.blogspot.com/
c. Fase Relaksasi
http://volimaniak.blogspot.com/

Tahap ini barada antara selesainya fase tarikan dan awal dari fase dorongan kaki. Pinggang ada pada bidang yang sama dengan bahu. Lengan vertikal dan paralel di samping badan.

d. Fase Dorongan
Fase ini dilakukan apabila fase terdahulu selesai dan bila titik pusat gravitasi badan mengambil alih kaki tumpu. Kaki yang baru saja menyelesaikan tarikan mulai mengambil alih gerakan dorongan. Kaki yang lain bergerak maju dan diluruskan. Jangkauan gerak yang lebar di mana pinggang berada pada sisi yang sama, maju searah, memungkinkan suatu fleksibilitas yang besar dan memberi kaki dorong waktu yang lebih lama bekerja dengan meluruskan pergelangan kaki. Lengan melakukan fungsi pengimbangan secara diametris/wajar berlawanan dengan kaki.

http://volimaniak.blogspot.com/

Demikian yang bisa volimaniak share mengenai fase-fase dalam jalan cepat. semoga bisa bermanfaat dan saya ucapkan terimakasih

Tuesday, September 2, 2014

Tahap-Tahap Pembelajaran Tolak Peluru

Tahap-Tahap Pembelajaran Tolak Peluru ~ Tolak peluru (the shot put) merupakan salah satu nomor yang terdapat dalam nomor lempar pada cabang olahraga atletik. Sesuai dengan namanya, maka tolak peluru dilakukan tidak dilempar akan tetapi ditolak/didorong. Hal ini sesuai pula dengan peraturan, bahwa peluru itu harus didorong atau ditolak dari bahu dengan satu tangan.

Volimaniak ingin memberikan beberapan tahapan pembelajaran bagi anda semua, anda, anda bisa menerapkan beberapa tahapan belajar tolak peluru ini untuk bahan pembelajaran anda bagi guru penjas, dan untuk anda siswa bisa menerapkan tahapan ini untuk berlatih tolak peluru dengan benar. langsung saja berikut beberapa tahap-tahap pembelajaran tolak peluru.

a. Pembelajaran Pertama
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan kaki segaris, badan condong sedikit ke belakang dan peluru dipegang oleh
  2. kedua tangan di depan dada.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  3. Melangkah ke depan dengan kaki kiri dan tolakkan peluru dengan gerak meluruskan lengan dan kaki secara serentak dengan tujuan melatih gerak kaki dan lengan dalam gerakan melempar.
b. Pembelajaran Kedua
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan kaki terbuka, berat badan di atas kaki kanan yang mengarah ke belakang dan dibengkokkan.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Badan berputar ke belakang dan merendah sedikit dan lengan kiri dilipat bebas di depan dada.
  3. Putar kaki kanan ke depan, putar dan luruskan badan.
  4. Luruskan kedua kaki dan tolakkan peluru tersebut.
c. Pembelajaran Ketiga
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan kaki kiri menghadap ke depan, badan tegak dan berputar sedikit ke samping.
  2. Berjingkat ke depan dengan badan condong ke belakang, kaki kanan mendarat terlebih dahulu, kemudian disusul oleh kaki kiri.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  3. Tolakan segera setelah kaki kiri mendarat dengan tujuan mempelajari gerak meluncur dan disambung dengan gerakan akhir (tolakan).
d. Pembelajaran Keempat
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri membelakangi arah tolakan dengan kaki kiri diluruskan ke arah tolakan, tariklah kaki kiri ke dalam terhadap kaki belakang dan segera kembalikan ke posisi semula, dengan tetap memelihara badan menghadap ke belakang.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Tolakan dapat dibuat dari posisi ini dengan tujuan mempelajari luncuran secara lengkap tanpa mengikutkan fase melayang.
e. Pembelajaran Kelima
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Ulangi gerakan luncuran dengan tarikan dan tolakan kaki kiri, dorongkan kaki kanan, mendarat dengan kaki yang sama.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Ulangi siklus ini (tubuh diusahakan tetap rendah dan lengan kiri rileks) sebanyak 5 – 6 kali. Tujuannya adalah mempelajari teknik gerak meluncur.
f. Pembelajaran Keenam
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Melakukan tolakan peluru selengkapnya, gerakan terkontrol dengan gerak luncur pendek dan rendah.
  2. Gerakan akhir dalam posisi tegak dengan mengkombinasikan berbagai fase tolakan.
Demikian yang bisa volimaniak bagikan pada kesempatan kali ini mengenai penjelasan olahraga atletik khususnya dalam nomor lempar yaitu tolak peluru, semoga bisa membantu bagi anda semua. terimakasih

Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar

Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar  ~ Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Berat peluru yang digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg (untuk putera) dan 4 kg (untuk puteri). 

Gaya tolak peluru yang sering digunakan pada tolak peluru, yaitu gaya lama atau gaya ortodoks dan gaya baru atau gaya O`Brian. Kalau ada gaya lain hanyalah merupakan variasi dari kedua gaya tersebut. Tujuan tolak peluru adalah menolak sejauh-jauhnya untuk memperoleh prestasi yang optimal. Untuk mencapai tolakan yang jauh, seorang atlet harus memahami dan menguasai teknik tolak peluru. Teknik tolak peluru ada empat macam, yaitu: Cara memegang peluru, sikap badan saat akan menolakkan peluru, cara menolakkan peluru, dan sikap badan setelah menolakkan peluru. Keempat teknik tolak peluru tersebut akan volimaniak uraikan satu-persatu sebagai berikut.

Agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar ada beberapa Tahapan pembelajaran  tolak peluru, hal ini agar anda bisa melakukannya dengan benar. coba anda ikuti beberapa tahapan pembelajaran tolak peluru dibawah ini :

a. Pembelajaran Cara Memegang Peluru
Peluru dipegang dengan jari-jari tangan dan terletak pada telapak tangan bagian atas. Cara melakukan memegang peluru adalah sebagai berikut.
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Peluru diletakkan pada telapak tangan bagian atas atau pada ujung telapak tangan yang dekat dengan jari-jari tangan.
  2. Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka (jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang.
  3. Jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk memegang/menahan peluru bagian samping, yaitu agar peluru tidak tergelincir ke dalam atau ke luar.
  4. Setelah peluru tersebut dapat dipegang dengan baik, kemudian letakkan pada bahu dan menempel (melekat) di leher. Siku diangkat ke samping sedikit agak serong ke depan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 129
  5. Pada waktu memegang dan meletakkan peluru pada bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku, tetapi harus dalam keadaan lemas (rileks). Tangan dan lengan yang lain membantu menjaga keseimbangan.
    http://volimaniak.blogspot.com/

b. Pembelajaran Sikap Badan Saat Akan Menolak
Cara melakukan sikap badan saat akan menolak peluru adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri tegak menyamping ke arah tolakan, kedua kaki dibuka lebar (kangkang).
  2. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan.
  3. Berat badan berada pada kaki kanan, badan agak condong ke samping kanan. Tangan kanan memegang peluru pada bahu (pundak), tangan kiri dengan sikut dibengkokkan berada di depan sedikit agak serong ke atas lemas.
  4. Tangan kiri berfungsi untuk membantu dan menjaga keseimbangan. Pandangan tertuju ke arah tolakan.
    http://volimaniak.blogspot.com/

c. Pembelajaran Cara Menolakkan Peluru
Cara melakukan cara menolakkan peluru adalah sebagai berikut.
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Bersamaan dengan memutar badan ke arah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang (ke arah samping kiri), pinggul dan pinggang serta perut di dorong ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong ke atas ke arah tolakan. Dagu diangkat atau agak ditengadahkan, pandangan tertuju ke arah tolakan.
  2. Saat seluruh badan (dada) menghadap ke arah tolakan, secepatnya peluru tersebut ditolakkan sekuat-kuatnya ke atas ke depan ke arah tolakan (parabola) bersamaan dengan bantuan menolakkan kaki kanan dan melonjakkan seluruh badan ke atas serong ke depan.

d. Pembelajaran Sikap Badan Setelah Menolakkan Peluru
Sikap badan setelah menolakkan peluru, yaitu suatu bentuk gerakan setelah peluru ditolakkan lepas dari tangan, dengan maksud untuk menjaga keseimbangan badan, agar badan tidak terjatuh ke depan atau ke luar dari lapangan tempat untuk melakukan tolakan. Cara melakukan gerakan dan sikap badan setelah menolakkan peluru adalah sebagai berikut.
  1. Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat (kaki kanan) kira-kira menempati tempat bekas kaki kiri (kaki depan), dengan lutut agak dibengkokkan.
  2. Kaki kiri (kaki depan) diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  3. Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru.tangan kanan dengan sikut agak dibengkokkan berada di depan sedikit agak di bawah badan, tangan/lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan.

e. Latihan Gerakan Keseluruhan
Gerakan tolak peluru secara keseluruhan dari awalan/ancang-ancang sampai dengan sikap badan setelah menolakkan peluru (gaya menyamping/Ortodok) seperti terlihat pada gambar berikut ini.

http://volimaniak.blogspot.com/
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan menganai tahapan pembelajaran tolak peluru. semoga bisa bermanfaat. terimakasih

Peraturan Pelombaan Lompat Jauh

Peraturan Perlombaan Lompat Jauh ~ Pada Postingan saya yang lalu saya telah membahas salah satu olahraga atletik yaitu teknik dasar lompat jauh. pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi kepada anda semua bagaimana sistem atau peraturan lompat jauh itu gimana? yuk mari kita langsung saja simak beberapa uraian peraturan perlombaan lompat jauh :

Peraturan Perlombaan Lompat Jauh
a. Lintasan awalan lompat jauh lebar minimum 1,22 m dan panjang 45 m.
b. Panjang papan tolakan 1,22; lebar 20 cm dan tebal 10 cm.
c. Pada sisi dekat dengan tempat mendarat harus diletakkan papan plastisin untuk mencatat bekas kaki pelompat bila ia berbuat salah tolak. Papan tolakan harus dicat putih dan harus datar dengan tanah dan harus ditanam sekurang-kurangnya 1 meter dari tepi depan bak pasir pendaratan.
http://volimaniak.blogspot.com/
d. Lebar tempat pendaratan minimum 2,75 m jarak antara garis tolakan sampai akhir tempat lompatan minimal 10 m.
e. Permukaan pasir di dalam tempat pendaratan harus sama tinggi/datar dengan sisi atas papan tolakan.http://volimaniak.blogspot.com/f. Bila peserta perlombaan lebih dari 8 orang, setiap peserta diperbolehkan melompat 3 kali giliran dan 8 pelompat dengan lompatan terbaik, dapat melompat 3 kali lagi untuk menentukan pemenang. Bila peserta hanya 8 orang atau kurang, semua peserta harus melompat 6 kali giliran. Semua lompatan diukur dari titik bebas terdekat di bak pasir/pendaratan yang dibuat oleh setiap bagian badan ke garis tolakan dalam posisi siku-siku terhadap garis tolakan tersebut. Peserta diberi waktu (1 giliran) lompat hanya selama 1,5 menit. Lompatan yang sama (tie) ditentukan dengan melihat hasil lompatan terbaik kedua, bila nasih sama (tie) dilihat lompatan terbaik ketiga, bila masih sama (tie) dilihat lompatan terbaik keempat dan seterusnya, sampai diketahui pemenangnya.
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan mengenai peraturan perlombaan lompat jauh. semoga bermanfaat.terimakasih
sumber : buku penjasorkes K13 VII

Monday, September 1, 2014

Bentuk-bentuk Pembelajaran Lari Jarak Pendek/Sprint

Bentuk-bentuk Pembelajaran Lari Jarak Pendek/Sprint ~ Gerakan teknik dasar lari jarak pendek dapat dilakukan dengan cara berpasangan dan berkelompok. dalam melakukan gerakan teknik dasar lari jarak pendek, para peserta didik diharapkan dapan menunjukkan nilai-nilai sikap seperti : kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman, disiplin dan toleransi,.

Sebagai pendidik atau guru anda wajib kreatif, anda harus pintar-pintar dalam menerapkan berbagai metode pembelajaran, pendekatan pembelajaran serta mengetahui kemampuan peserta didik anda. anda harus bisa menyesuaikan diri serta bisa membuat pembelajaran itu lebih menyenangkan dan tujuan dari pembelajaran bisa tercapai. pada kesempatan kali ini volimaniak ingin berbagi kepada anda semua bagaimana bentuk modifikasi pembelajaran lari jarak pendek, mungkin setelah anda membaca postingan saya kali ini anda bisa menerapkannya pada peserta didik anda. 
Berikut beberapa metode variasi pembelajaran lari jarak pendek :
1. Berlari joging dengan mengangkat paha tinggi dan pendartan kaki menggunakan ujung telapak kaki, lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelas.

http://volimaniak.blogspot.com/

2. Lari cepat dengan langkah kaki lebar

http://volimaniak.blogspot.com/

3. koordinasi teknik dasar start jongkok

http://volimaniak.blogspot.com/

4. merebahkan badan diawali gerak berjalan dilanjutkan dengan lari joging

http://volimaniak.blogspot.com/

5. Lomba lari cepat beregu dengan Shuttle Run
lakukan dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin dan kerja sama tim dengan baik.

http://volimaniak.blogspot.com/

Demikian yang bisa volimaniak share pada kesempatan kali ini, semoga bisa menjadi inspirasi bagi anda dan menambah pengetahuan anda dalam bidang olahraga atletik khususnya lari jarak pendek atau cepat.semoga bermanfaat. terimakasih

Saturday, August 30, 2014

Tehnik Dasar Melakukan Lompat Jauh

Tehnik Dasar Melakukan Lompat Jauh ~ Lompat jauh merupakan salah satu nomor yang terdapat pada nomor lompat cabang lahraga atletik. Lompat adalah istilah yang digunakan dalam cabang olahraga atletik, yaitu melakukan tolakan dengan satu kaki. Baik untuk nomor lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, maupun lompat tinggi galah.

Lompat jauh adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki ke atas-depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya

Dalam Kesempatan kali ini masih dalam olahraga atletik volimaniak ingin berbagi kepada anda semua mengenai tehnik atau tahapan dalam melakukan lompat jauh. 


Untuk memperoleh suatu hasil yang optimal dalam lompat jauh, selain pelompat tersebut harus memiliki kekuatan, daya ledak, kecepatan, ketepatan, kelentukan, dan koordinasi gerakan, juga harus memahami dan menguasai teknik untuk melakukan gerakan lompat jauh. Di samping pula, gerakan lompat jauh harus dilakukan dengan cepat, tepat, luwes, dan lancar.

Tahapan-tahapan dalam melakukan lompat jauh ada empat tahap, yaitu: 
(1) awalan/ ancang-ancang,
(2) tolakan/tumpuan,
(3) sikap badan di udara, dan
(4) sikap mendarat.
Tahapan-tahapan lompat jauh tersebut akan diuraikan satu-persatu sebagai berikut.

a. Pembelajaran Teknik Awalan Atau Ancang-Ancang

Awalan atau ancang-ancang (approach-run) adalah gerakan permulaan dalam bentuk lari untuk mendapatkan kecepatan pada waktu akan melakukan tolakan (lompatan). Kecepatan yang diperoleh dari hasil awalan itu disebut dengan kecepatan horizontal berguna untuk membantu kekuatan pada waktu melakukan tolakan ke atas-depan. Guna awalan adalah untuk mendapatkan kecepatan yang setinggi-tingginya sebelum mencapai balok tolakan. Panjang awalan untuk melaksanakan awalan lompat jauh tidak kurang dari 45 meter. Untuk memperoleh hasil lompatan yang maksimal, setiap melakukan awalan harus selalu dapat bertumpu pada balok.
Cara melakukan awalan atau ancang-ancang lompat jauh adalah sebagai berikut.
  1. Tergantung tingkat prestasi, lari ancang-ancang beragam antara 10 sampai 20 langkah.
  2. Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertolak/bertumpu. Kecepatan ancang-ancang dipertahankan tetap maksimal sampai mencapai papan bertolak. 
  3. Pinggang turun sedikit pada satu langkah akhir ancang-ancang.
  4. Jarak awalan 30 – 45 meter.

http://volimaniak.blogspot.com/

b. Pembelajaran Teknik Tumpuan/tolakan

Tolakan (take-off) adalah perubahan atau perpindahan gerakan dari gerakan horizontal ke gerakan vertikal yang dilakukan secara cepat. Di mana sebelumnya pelompat sudah mempersiapkan diri untuk melakukan gerakan sekuat-kuatnya pada langkah yang terakhir, sehingga seluruh tubuh terangkat ke atas melayang di udara. Pada waktu akan melakukan tolakan, badan agak dikendangkan ke belakang, kaki tumpu/kaki yang akan digunakan untuk menolak lurus, sedangkan kaki ayun (kaki belakang) agak dibengkokkan. Berat badan berada pada kaki belakang, kedua tangan atau lengan ke belakang, dan kepala agak ditengadahkan (dagu agak diangkat), pandangan ke depan.

Cara melakukan tolakan/tumpuan lompat jauh adalah sebagai berikut.
  1. Ayunkan paha kaki-bebas cepat ke posisi horizontal dan dipertahankan.
  2. Luruskan sendi mata kaki, lutut dan pinggang pada waktu melakukan tolakan.
  3. Bertolaklah ke depan dan ke atas (sudut tolakan 45°).

http://volimaniak.blogspot.com/

c. Pembelajaran Teknik Melayang di Udara

Sikap badan melayang di udara yaitu sikap setelah kaki tolak menolakkan kaki pada balok tumpuan, badan akan dapat terangkat melayang di udara, bersamaan dengan ayunan kedua lengan ke depan atas. Tinggi dan jatuhnya hasil lompatan sangat tergantung dari besarnya kekuatan kaki tolak, dan pelompat harus meluruskan kaki tumpu selurus-lurusnya dan secepat-cepatnya.

Saat kaki tolak, menolakkan kaki pada pangkal titik berat badan ke atas, kemudian diikuti kaki tolak menyusul kaki ayun. Saat melayang kedua kaki sedikit ditekuk, sehingga posisi badan berada dalam sikap jongkok. Kemudian saat akan mendarat kedua kaki diacungkan ke depan, yaitu bersamaan dengan kedua lengan diluruskan ke depan.
http://volimaniak.blogspot.com/

d. Pembelajaran Teknik Mendarat

Sikap mendarat pada lompat jauh, baik gaya jongkok, gaya menggantung, maupun gaya berjalan di udara adalah sama. Pada waktu akan mendarat kedua kaki di bawah ke depan lurus dengan jalan mengangkat paha ke atas, badan dibungkukkan ke depan, kedua tangan ke depan. Kemudian mendarat pada kedua tumit terlebih dahulu dan mengeper, dengan kedua lutut dibengkokkan (ditekuk), berat badan ke depan supaya tidak jatuh ke belakang, kepala ditundukkan, kedua tangan ke depan.
Cara melakukan pendaratan adalah sebagai berikut.
  1. Tariklah lengan dan tubuh ke depan-bawah.
  2. Tariklah kaki mendekati badan.
  3. Luruskan kaki dan tekuk lagi sedikit sesaat sebelum menyentuh tanah.
  4. Bila kedua kaki telah mendarat di bak pasir, duduklah atas kedua kaki.
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan mengenai cara melakukan tehnik dasar lompat jauh yang tergolong dalam kategori olahraga atletik. semoga bermanfaat. 

Friday, August 29, 2014

Pengertian dan Asal Usul Atletik

Pengertian dan Asal Usul Atletik ~ Anda sudah sering mendengar kata atletik dan secara tidak anda sadari juga sering melakukan olahraga atletik ini, sebagai contoh lari. hampir semua orang pernah melakukan yang namanya lari baik disengaja maupun tidak, jika anda tiba-tiba dijalan ada anjing yang mau menggigit anda apakah anda cuma pasrah biar di gigit, atau anda langsung berlari, nah itu juga termasuk anda sudah melakukan yang namanya olahraga atletik.

Ok tidak usah berlama-lama pada kesempatan kali ini volimaniak ingin berbagi kepada anda semua mengenai pengertian dan asal usul atletik atau dikenal sejarah atletik. 
http://volimaniak.blogspot.com/


Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Athlon atau Athlum” artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan “Athleta (atlet). Kita dapat menjumpai pada kata “pentahtlon yang terdiri dari kata “penda” berarti lima atau panca athlon berarti lomba. Arti selengkapnya adalah “panca lomba” atau perlombaan yang terdiri dari lima nomor. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan, atletik adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingan/diperlombakan yang meliputi nomor jalan, lari, lompat, dan lempar.

Istilah “athletic” dalam bahasa Inggris dan atletik dalam bahasa Jerman mempunyai pengertian yang luas meliputi berbagai cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan, termasuk renang, bolabasket, tenis, sepakbola, senam, dan lain-lain. Menurut sejarah, bangsa Yunani yang pertama kali menyelenggarakan perlombaan atletik. Hal ini dapat dibaca dari karya pujangga Yunani Purba bernama Homerus. Atletik itu sendiri berasal dari bahasa Yunani “Athlos”, artinya lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahhlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba.

Pada buku Odysus, karya Hemerun menerangkan bahwa petualangan Odysus mengunjungi kepulauan di sebelah selatan Yunani, oleh kepala suku diadakan upacara penyambutan. Dalam upacara tersebut diadakan perlombaan yang terdiri dari: lari, lompat, lempar cakram, tinju, dan gulat. Pada tahun 776 SM Yunani mengadakan Olympiade. Juara pentahlon atau panca lomba dinyatakan sebagai juara Olympiade.

Pada nomor lari (marathon), nomor ini merupakan kegiatan berlari yang telah dimulai sejak tahun 490 sebelum Masehi. Kegiatan itu berawal dari sebuah kota kecil yang bernama Marathon, 40 km dari Athena. Jarak sepnajang itulah yang diperlombakan dalam Olimpiade 1889 di Athena. Baru pada tahun 1908, jarak marathon dibakukan menjadi jarak 42,195 km. Sejak itu, cabang olahraga marathon selalu menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian olahraga.

Olympiade modern dilaksanakan atas prakarsa seorang Prancis yang bernama Baron Peire Louherbin pada tahun 1896 bertempat di Athena Yunani. Dalam Olympiade tersebut nomor atletik merupakan tambang medali yang diperebutkan. Namun organisasi olahraga atletik internasional baru terbentuk pada tanggal 17 juli 1912 pada Olympiade ke-5 di Stockhom, Swedia dengan nama “International Amateur Athletic Federation” yang disingkat IAAF. Sejak saat itu, atletik mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada tanggal 3 September 1950 di Indonesia berdiri PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

Demikian yang bisa volimaniak bagikan mengenai pengertian dan asal usul atletik. semoga bermanfaat.

Thursday, August 28, 2014

Mengenal Olahraga Atletik Jalan Cepat

Mengenal Olahraga Atletik Jalan Cepat ~ Setelah anda membaca pada postingan yang lalu dalam pembagian olahraga atletik, kali ini volimaniak ingin berbagi kepada anda mengenai salah satu cabang dari atletik yaitu mengenai jalan cepat. 

Pengertian Jalan Cepat

Jalan cepat adalah gerak maju langkah kaki yang dilakukan sedemikian rupa sehingga kontak dengan tang tetap terpelihara dan tidak terputus, selama saat setiap kaki melangkah, kaku yang bergerak mau perjalan kaki harus berhubungan atau menyentuh tanah. sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Kaki penyangga harus diluruskan ( tidak bengkok lutut ) untuk sekurang-kurangnya sesaat dalam posisi tegak atau vertikal.

Ada beberapa tehnik dasar dalam jalan yaitu di bagi menjadi 3 tehnik yaitu :
1. Tehnik start
2. Tehnik jalan cepat
3. Tehnik Melewati garis finish
Peraturan Jalan Cepat

Pada olahraga jalan cepat tidak diperkenankan langkah melayang atau membuat lompatan. Menurut aturannya, kaki perjalan cepat arus tetap diatas tanah dan sekurang-kurangnya satu kaki harus menginjak tanah. di indonesia perlombaan jalan cepat sebagi nomor yang diperlombakan pada kejuaraan nasional atletik pada tahun 1978. jarak yang diperlombakan adalah untuk wanita 5 km dan 10 km, sedangkan untuk pria 10 km dan 20 km. 
http://volimaniak.blogspot.com/

Jika disimpulkan secara singkat Jalan cepat memiliki aturan dasar yang harus dipenuhi yaitu :
a. Peraturannya mengehendaki tidak terputusnya kontak antara kaki pejalan dengan tanah , misalnya kaki depan harus menginjak tanah sebelum kaki belakang (dorong) lepas / terpisah dari tanah.
b.  Peraturan menghendaki pula agar lutut kaki penopang harus tetap lurus pada waktu phase menumpu
c. Lengan dan bahu tidak harus diangkat terlalu banyak selama bergerak maju.
d. Kaki harus bergerak sepanjang garis lurus , jangan dibiarkan memotong garis bayangan jalan.
e. Si atlet harus menjaga tubuhnya tegak / vertikal , atau condong ke depan sedikit sampai 5 derajat.
f. Pinggul agar dipelihara tetap rendah dan dibawah selama berjalan , hindarkan gerak ke samping yang berlebihan.
Perbedaan Jalan Cepat dan Lari

Gerakan jalan cepat hampir sama dengan gerakan berlari karena masing-masing mengutamakan gerakan kaki dan ayunan lengan sebagai sumber gerakan. cara melakukannya terdapat perbedaan prinsip antara jalan cepat dengan lari yaitu pada gerakan jalan cepat selalu ada kaki yang kontak dengan tanah. artinya, setiap saat salah satu kaki selalu menginjak tanah sedangkan dalam gerakan lari, ada saat melayang, pada waktu melangkah artinya, pasa saat tertentu kedua kaki lepas atau tidak menyentuh tanah.

Start yang digunakan dalam Jalan Cepat

Di dalam perlombaan jalan cepat start yang digunakan adalah start berdiri, karena start pada jalan cepat ini kurang berpengaruh terhadap hasil perlombaan maka tidak ada tehnik khusus yang harus dipelajari atau dilatih. 

Demikianlah sedikit pengetahuan dari volimaniak mengenai cabang olahraga atletik yaitu jalan cepat. semoga menambah pengetahuan kita dalam bidang olahraga khususnya nomor jalan cepat. semoga bermanfaat. terimakasih

Monday, August 25, 2014

Pembagian Olahraga Cabang Atletik

Pembagian Olahraga Cabang Atletik ~ Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon"yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiadepertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI(Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

Pada Kesempatan kali ini volimaniak ingin berbagi kepada anda semua pengetahuan dalam olahraga atletik yaitu mengenai pembagian olahraga cabang atletik atau macam-macam atletik. Secara umum pembagian olahraga cabang atletik bisa anda lihat pada rincian berikut :
http://volimaniak.blogspot.com/
1. NOMOR JALAN
Yang tergolong dalam nomor jalan adalah jalan cepat

2. NOMOR LARI
Pembagian nomor lari diurai lagi menjadi beberapa macam yaitu :
Lari jarak pendek / sprintLari jarak menengah
Lari jarak jauh/ marathon
Lari halang rintang / lompat gawang
Lari Estafet / Lari sambung
3. NOMOR LEMPAR 
Nomor lempar ada beberapa macam yaitu :
Lempar cakram
Lempar Lembing
4. NOMOR LOMPAT
Nomor lompat di bagi beberapa bagian yaitu :
Lompat Jauh
Lompat tinggi
Lompat Galah
5. NOMOR TOLAK
Di bagai menjadi :
Tolak Peluru
Itulah pembagian secara umum dalam olahraga atletik, untuk lebih jelasnya nanti akan saya bahas tiap dari nomor cabang atletik diatas, tunggu aja postingan selanjutnya dari volimaniak, semoga apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat bagi anda yang membutuhkan serta menambah pengetahuan kita dalam bidang olahraga atletik. terimkasih, semoga bermanfaat.

Labels