English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean

Showing posts with label Tolak Peluru. Show all posts
Showing posts with label Tolak Peluru. Show all posts

Sunday, November 16, 2014

Hal-hal Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Tolak Peluru

Hal-hal Yang Perlu Di Peratikan Dalam Tolak Peluru ~ Setelah membahasa berbagai uraian dari tolak peluru yaitu mengenai teknik dasar tolak peluru. dan juga mengenai lapangan tolak peluru, pada kesempatan kali ini volimaniak kan berbagi kepada anda semuanya mengenai hal-hal yang perlu anda perhatikan dalam melakukan tolak peluru.

Tolak peluru tergolong olahraga yang mudah dilakukan, namun begitu dalam melakukan tolak peluru ada peraturan yang harus anda ketahui dan memiliki cara yang berbeda dari olahraga lain. tolak peluru sendiri sering diperlombakan dalam even kejuaran atletik. untuk lebih menambah pengetahuan kita dalam tolak peluru pada postingan kali ini volimaniak akan membahas mengenai hal yang perlu di perhatikan ketika melakukan tolak peluru, langsung saja berikut rinciannya ;

Hal-hal Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Tolak Peluru adalah sebagai berikut :

Ketentuan diskualifikasi
    http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Menyentuh balok batas sebelah atas
  2. Menyentuh tanah di luar lingkaran
  3. Keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
  4. Dipangil selama 3 menit belum menolak
  5. Peluru di taruh di belakang kepala
  6. Peluru jatuh di luar sektor lingkaran
  7. Menginjak garis lingkar lapangan
  8. Keluar lewat depan garis lingkar
  9. Keluar lingkaran tidak dengan berjalan tenang
  10. Peserta gagal melempar sudah 3 kali lemparan
Hal yang disarankan
  1. Bawalah tungkai kiri merendah
  2. Dapatkan keseimbangan gerak dari kedua tungkai, dengan tungkai kiri memimpin di belakang
  3. Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah bergerak
  4. Hasilkan rangkaian pada tungkai KIRI
  5. Putar kaki kanan ke arah dalam sewaktu melakukan luncuran
  6. Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap ke belakang selama mungkin
  7. Bawalah tangan kiri dalam sebuah posisi mendekati badan
  8. Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri
Hal yang harus dihindari
  1. Tidak memiliki keseimbangan dalam sikap permainan
  2. Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan
  3. Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran
  4. Tidak cukup jauh menarik kaki kanan di bawah badan
  5. Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang
  6. Menggerakkan tungkai kiri terlalu banyak ke samping
  7. Terlalu awal membuka badan
  8. Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau ke depan
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan untuk lebih lanjutnya kita bahas  dalam postingan berikutnya, semoga bisa menambah pengetahuan anda dalam melakukan tolak peluru dan semoga bisa menjadi atlet yang terbaik. terimakasih
Sumber : wikiedia

Saturday, November 15, 2014

Teknik Dasar Dalam Tolak Peluru

Teknik Dasar Dalam Tolak Peluru ~ Tolak peluru merupakan olahraga yang tergolong dalam bagian atletik, tolak peluru seakan sudah jadi mata pelajaran wajib di sekolah, hampir semua sekolah menyediakan peralatan fasilitas ini, walaupun tidak menggunakan peluru yang sebenarnya setidaknya anda bisa memodifikasinya dengan menggunakan fasilitas yang bisa di jadikan sebagai sarana pembelajaran. tidak selamanya pembelajaran dilakukan dengan alat yang sebenarnya, jika anda ingin semua materi bisa tersampaikan anda sebagai guru harus pintar-pintar dalam memodifikasi pembelajaran.

Setelah membahas mengenai ukuran lapangan tolak peluru, kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai teknik dasar yang perlu anda pelajari agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar. adapun pembagian teknik dasar tolak peluru bisa di kategorikan dalam beberapa bagian dan akan saya bahas pada postingan volimaniak kali ini, langsung saja inilah teknik dasar tolak peluru yang wajib anda ketahui.

Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, di antaranya adalah :

A. Teknik memegang peluru

Ada 3 teknik memegang peluru:
  1. Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya.
  2. Untuk orang yang berjari kuat dan panjang.
  3. Jari-jari agak rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
  4. Biasa dipakai oleh para juara. Seperti cara di atas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru.
  5. Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil. tidak cocok untuk anak anak dibawah 9thn.

B. Teknik meletakkan peluru pada bahu

Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.
http://volimaniak.blogspot.com/

C. Teknik menolak peluru

Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain. Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar. Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri agak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan.

Sikap awal akan menolak peluru

Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri. Lengan kiri masih pada sikap semula.

D. Cara menolakkan peluru

Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan peda peluru harus lurus satu garis. Sudut lemparan kurang dari 40 derajat

E. Sikap akhir setelah menolak peluru

Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri di tarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.

Demikian yang bisa volimaniak sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan membantu bagi anda yang sedang mempelajari teknik dari cabang atletik yaitu tolak peluru, terimakasih

Friday, November 14, 2014

Ukuran Lapangan Tolak Peluru

Ukuran Lapangan Tolak Peluru ~ Tolak peluru merupakan salah satu olahraga yang tergolong dalam kategori olahraga atletik yaitu dalam kategori nomor tolak atau lempar. dalam perkembangannya tolak peluru memiliki pengertian suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar(peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh jauhnya.

Untuk bisa melakukan tolakan dengan benar dan bisa menolak sejauh mungkin diperlukan penguasaan teknik yang baik dan juga tahu betul seluk beluk mengenai tolak peluru, untuk lebih menambah pengetahuan anda kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai ukuran lapangan tolak peluru, langsung saja yuk kita simak bersama-sama.

  1. Lingkaran tolak peluru harus dibuat dari besi, baja atau bahan lain yang cocok yang dilengkungkan, bagian atasnya harus rata dengan permukaan tanah luarnya. Bagian dalam lingkaran tolak dibuat dari semen, aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin. Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar antara 20 mm sampai 6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi.
  2. Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran besi menjulur sepanjang 0.75 m pada kanan kiri lingkaran garis ini dibuat dari cat atau kayu.
  3. Diameter bagian dalam lingkaran tolak adalah 2,135 m. Tebal besi lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus di cat putih.
  4. Balok penahan dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dalam sebuah busur/lengkungan sehingga tepi dalam berhimpit dengan tepi dalam lingkaran tolak, sehingga lebih kokoh.
  5. Lebar balok 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tebal 9,8-10,2 cm.
  6. Ukuran lapangan tolak peluru dan gambar :
http://volimaniak.blogspot.com/

keterangan :
  1. Diameter Lingkaran : 2,135 meter
  2. Perpanjangan Garis Tengah : 0,5 meter (50 Centimeter)
  3. Sudut pada Titik Tengah arah tolakan : 450 (derajat)
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan pada kesempatan kali ini semoga bisa membantu bagi anda yang membutuhkannya serta menambah pengetahuan kita dalam pembelajaran atletik khususnya dalam cabang tolak peluru, cukup sekian dulu,terimakasih

Tuesday, September 2, 2014

Tahap-Tahap Pembelajaran Tolak Peluru

Tahap-Tahap Pembelajaran Tolak Peluru ~ Tolak peluru (the shot put) merupakan salah satu nomor yang terdapat dalam nomor lempar pada cabang olahraga atletik. Sesuai dengan namanya, maka tolak peluru dilakukan tidak dilempar akan tetapi ditolak/didorong. Hal ini sesuai pula dengan peraturan, bahwa peluru itu harus didorong atau ditolak dari bahu dengan satu tangan.

Volimaniak ingin memberikan beberapan tahapan pembelajaran bagi anda semua, anda, anda bisa menerapkan beberapa tahapan belajar tolak peluru ini untuk bahan pembelajaran anda bagi guru penjas, dan untuk anda siswa bisa menerapkan tahapan ini untuk berlatih tolak peluru dengan benar. langsung saja berikut beberapa tahap-tahap pembelajaran tolak peluru.

a. Pembelajaran Pertama
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan kaki segaris, badan condong sedikit ke belakang dan peluru dipegang oleh
  2. kedua tangan di depan dada.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  3. Melangkah ke depan dengan kaki kiri dan tolakkan peluru dengan gerak meluruskan lengan dan kaki secara serentak dengan tujuan melatih gerak kaki dan lengan dalam gerakan melempar.
b. Pembelajaran Kedua
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan kaki terbuka, berat badan di atas kaki kanan yang mengarah ke belakang dan dibengkokkan.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Badan berputar ke belakang dan merendah sedikit dan lengan kiri dilipat bebas di depan dada.
  3. Putar kaki kanan ke depan, putar dan luruskan badan.
  4. Luruskan kedua kaki dan tolakkan peluru tersebut.
c. Pembelajaran Ketiga
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri dengan kaki kiri menghadap ke depan, badan tegak dan berputar sedikit ke samping.
  2. Berjingkat ke depan dengan badan condong ke belakang, kaki kanan mendarat terlebih dahulu, kemudian disusul oleh kaki kiri.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  3. Tolakan segera setelah kaki kiri mendarat dengan tujuan mempelajari gerak meluncur dan disambung dengan gerakan akhir (tolakan).
d. Pembelajaran Keempat
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri membelakangi arah tolakan dengan kaki kiri diluruskan ke arah tolakan, tariklah kaki kiri ke dalam terhadap kaki belakang dan segera kembalikan ke posisi semula, dengan tetap memelihara badan menghadap ke belakang.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Tolakan dapat dibuat dari posisi ini dengan tujuan mempelajari luncuran secara lengkap tanpa mengikutkan fase melayang.
e. Pembelajaran Kelima
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  1. Ulangi gerakan luncuran dengan tarikan dan tolakan kaki kiri, dorongkan kaki kanan, mendarat dengan kaki yang sama.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  2. Ulangi siklus ini (tubuh diusahakan tetap rendah dan lengan kiri rileks) sebanyak 5 – 6 kali. Tujuannya adalah mempelajari teknik gerak meluncur.
f. Pembelajaran Keenam
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Melakukan tolakan peluru selengkapnya, gerakan terkontrol dengan gerak luncur pendek dan rendah.
  2. Gerakan akhir dalam posisi tegak dengan mengkombinasikan berbagai fase tolakan.
Demikian yang bisa volimaniak bagikan pada kesempatan kali ini mengenai penjelasan olahraga atletik khususnya dalam nomor lempar yaitu tolak peluru, semoga bisa membantu bagi anda semua. terimakasih

Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar

Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar  ~ Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Berat peluru yang digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg (untuk putera) dan 4 kg (untuk puteri). 

Gaya tolak peluru yang sering digunakan pada tolak peluru, yaitu gaya lama atau gaya ortodoks dan gaya baru atau gaya O`Brian. Kalau ada gaya lain hanyalah merupakan variasi dari kedua gaya tersebut. Tujuan tolak peluru adalah menolak sejauh-jauhnya untuk memperoleh prestasi yang optimal. Untuk mencapai tolakan yang jauh, seorang atlet harus memahami dan menguasai teknik tolak peluru. Teknik tolak peluru ada empat macam, yaitu: Cara memegang peluru, sikap badan saat akan menolakkan peluru, cara menolakkan peluru, dan sikap badan setelah menolakkan peluru. Keempat teknik tolak peluru tersebut akan volimaniak uraikan satu-persatu sebagai berikut.

Agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar ada beberapa Tahapan pembelajaran  tolak peluru, hal ini agar anda bisa melakukannya dengan benar. coba anda ikuti beberapa tahapan pembelajaran tolak peluru dibawah ini :

a. Pembelajaran Cara Memegang Peluru
Peluru dipegang dengan jari-jari tangan dan terletak pada telapak tangan bagian atas. Cara melakukan memegang peluru adalah sebagai berikut.
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Peluru diletakkan pada telapak tangan bagian atas atau pada ujung telapak tangan yang dekat dengan jari-jari tangan.
  2. Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka (jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang.
  3. Jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk memegang/menahan peluru bagian samping, yaitu agar peluru tidak tergelincir ke dalam atau ke luar.
  4. Setelah peluru tersebut dapat dipegang dengan baik, kemudian letakkan pada bahu dan menempel (melekat) di leher. Siku diangkat ke samping sedikit agak serong ke depan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 129
  5. Pada waktu memegang dan meletakkan peluru pada bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku, tetapi harus dalam keadaan lemas (rileks). Tangan dan lengan yang lain membantu menjaga keseimbangan.
    http://volimaniak.blogspot.com/

b. Pembelajaran Sikap Badan Saat Akan Menolak
Cara melakukan sikap badan saat akan menolak peluru adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri tegak menyamping ke arah tolakan, kedua kaki dibuka lebar (kangkang).
  2. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan.
  3. Berat badan berada pada kaki kanan, badan agak condong ke samping kanan. Tangan kanan memegang peluru pada bahu (pundak), tangan kiri dengan sikut dibengkokkan berada di depan sedikit agak serong ke atas lemas.
  4. Tangan kiri berfungsi untuk membantu dan menjaga keseimbangan. Pandangan tertuju ke arah tolakan.
    http://volimaniak.blogspot.com/

c. Pembelajaran Cara Menolakkan Peluru
Cara melakukan cara menolakkan peluru adalah sebagai berikut.
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Bersamaan dengan memutar badan ke arah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang (ke arah samping kiri), pinggul dan pinggang serta perut di dorong ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong ke atas ke arah tolakan. Dagu diangkat atau agak ditengadahkan, pandangan tertuju ke arah tolakan.
  2. Saat seluruh badan (dada) menghadap ke arah tolakan, secepatnya peluru tersebut ditolakkan sekuat-kuatnya ke atas ke depan ke arah tolakan (parabola) bersamaan dengan bantuan menolakkan kaki kanan dan melonjakkan seluruh badan ke atas serong ke depan.

d. Pembelajaran Sikap Badan Setelah Menolakkan Peluru
Sikap badan setelah menolakkan peluru, yaitu suatu bentuk gerakan setelah peluru ditolakkan lepas dari tangan, dengan maksud untuk menjaga keseimbangan badan, agar badan tidak terjatuh ke depan atau ke luar dari lapangan tempat untuk melakukan tolakan. Cara melakukan gerakan dan sikap badan setelah menolakkan peluru adalah sebagai berikut.
  1. Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat (kaki kanan) kira-kira menempati tempat bekas kaki kiri (kaki depan), dengan lutut agak dibengkokkan.
  2. Kaki kiri (kaki depan) diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan.
    http://volimaniak.blogspot.com/
  3. Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru.tangan kanan dengan sikut agak dibengkokkan berada di depan sedikit agak di bawah badan, tangan/lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan.

e. Latihan Gerakan Keseluruhan
Gerakan tolak peluru secara keseluruhan dari awalan/ancang-ancang sampai dengan sikap badan setelah menolakkan peluru (gaya menyamping/Ortodok) seperti terlihat pada gambar berikut ini.

http://volimaniak.blogspot.com/
Demikian yang bisa volimaniak sampaikan menganai tahapan pembelajaran tolak peluru. semoga bisa bermanfaat. terimakasih

Labels